03 Jun 2026 Akademik

UT Serang Perkuat Literasi Gizi di Sekolah Melalui Workshop Modul Ajar Berbasis Pangan Lokal Banten

Serang – Tim dosen Universitas Terbuka (UT) Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Workshop Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Pangan Lokal Banten Integrasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan PkM dilaksanakan di Aula TK Global Indonesia School dan diikuti oleh 30 orang Kepala Sekolah ataupun guru TK dan PAUD di Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Yus Alvar Sabighoot, M.Pd. selaku Ketua PkM Tim Dosen UT Serang dan dihadiri oleh Hj. Eha Julaeha, M.Pd dan Rina Sarumpait, M.Pd selaku Penilik Kecamatan Kramatwatu pada Dinas Pendidikan Kabupaten Serang serta Pengawas TK/SD Kecamatan Kramatwau pada Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Tuti Suhartini, S.Pd.

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pendidik dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan inovatif untuk mendukung implementasi Program MBG menghadirkan lima narsumber yaitu Dr. Muthoharoh, M.Pd selaku Ketua Yayasan Shafa Marwah, tiga dosen Universitas Terbuka Serang yaitu Yus Alvar Sabighoot, M.Pd, Mohamad Arif Rahmansyah, S.Pd., M.Pd., Lingga Yonita, M.I.Kom., dan Ati Rastiani, S.Gz, Ahli Gizi dari Dapur MBG Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang.

Pada kegiatan workshop ini para peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya integrasi pendidikan gizi, ketahanan pangan, dan kearifan lokal dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan teknis dalam menyusun modul ajar yang memanfaatkan ragam pangan lokal Banten sebagai sumber belajar.

Dalam sambutannya, Ketua PkM Tim Dosen UT Serang, menyampaikan bahwa pemanfaatan pangan lokal dalam pembelajaran tidak hanya memperkaya bahan ajar, namun juga menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran kepada peserta didik mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi, beragam, dan berbasis potensi daerah.

“Melalui workshop ini, kami berharap para guru mampu menghasilkan modul ajar yang tidak hanya memenuhi kebutuhan kurikulum, namun juga mendukung penguatan karakter, literasi gizi, serta pengenalan kekayaan pangan lokal Banten kepada peserta didik. Integrasi dengan Program MBG menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta dibimbing dalam mengidentifikasi potensi pangan lokal yang dapat diintegrasikan ke dalam modul belajar, menyusun capaian pembelajaran, serta merancang aktivitas pembelajaran. Pendampingan dilakukan secara interaktif melalui diskusi kelompok, praktik penyusunan modul, dan sesi konsultasi bersama tim dosen.

Dalam sesi praktik, para peserta workshop juga diperkenalkan pada penggunaan AI untuk membantu menyusun tujuan pembelajaran, merancang aktivitas bermain sambil belajar, membuat cerita edukatif, lembar kegiatan anak, hingga penggunaan media pembelajaran. Peserta juga dilatih menyusun prompt yang efektif agar AI dapat menghasilkan ide-ide pembelajaran yang kreatif, menarik, dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang diharapkan.

Program ini merupakan bentuk komitmen Universitas Terbuka Serang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pendidikan gizi dan keberhasilan implementasi Program MBG di lingkungan sekolah.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal di Provinsi Banten. Writer/Uploader  : ling/yas

Bagikan Artikel:
Hubungi Kami (WA)